Fakta tentang Asam Karbonat (H2CO3)

Posted on Updated on

Tahukah Kamu?
Meniup air pada air yang panas dapat membuat serangan jantung adalah HOAX?
Karena :
1. Pembentukan H2C03 adalah reaksi kesetimbangan, bila keadaan tidak pas bisa langsung pisah lagi.
reaksi untuk mengubah H2O dan CO2 menjadi H2CO3 bukanlah hal yang mudah dan terjadi begitu saja melainkan dibutuhkan suatu kondisi berupa suhu dan tekanan yang tinggi, termasuk juga katalis (bahan yang mempercepat terjadinya reaksi). Tanpa adanya katalis, reaksi tersebut akan berjalanan sangat lambat bahkan bisa sama sekali tidak menghasilkan H2CO3

Perlu juga diingat bahwa karena reaksinya bolak balik, sehingga seandainya pun reaksi antara H2O dan CO2 tersebut telah menghasilkan H2CO3 maka tetap saja hasil reaksinya tersebut bisa berubah kembali menjadi H2O dan CO2 terlebih jika suhunya diturunkan.
http://ilmukesmas.com/hoax-meniup-makanan-dapat-menyebabkan-asidosis/
2. Asam Karbonat biasa ada di minuman berkarbonasi/Coca-cola. karbonasi merupakan proses dari karbon dioksida (CO2) yang dimasukkan ke dalam cairan dengan tekanan tinggi, sehingga menghasilkan gelembung dalam minuman dengan cita rasa “menggigit” atau “krenyes”.
http://www.tempo.co/read/news/2014/04/03/060567736/Studi-Efek-Karbonasi-Minuman-Terhadap-Kesehatan
3. Asam Karbonat ada di dalam tubuh kita.
Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut:
C02 + H20 <—-> Enzim karbonat anhidrase <—> H2CO3.

Asam karbonat adalah jenis asam lemah, dimana zat ini memang ada dalam darah yang fungsinya sebagai larutan penyangga (buffer). Asam karbonat dalam darah dibentuk dari hasil metabolisme yang dibantu oleh enzim karbonik anhidrase. Asam karbonat terbentuk dalam jumlah yang sedikit, sedangkan tanpa bantuan enzim ini maka zat yang dibentuk adalah HCO3- serta H+ yang sifatnya asam dan beracun.

Ion H+ yang sifatnya beracun akan segera diikat oleh hemoglobin (Hb), serta HCO3- akan dibawa oleh plasma darah. Adapun jika hemoglobin tidak cukup untuk mengikat ion H+ disanalah tubuh akan membentuk asam karbonat agar tidak asam, sedangkan apabila darah terlalu basa maka asam karbonat akan terionisasi menjadi H+ dan HCO3-

Di paru-paru air dan karbondioksida yang sebagian besar diangkut dalam darah berupa H+ dan HCO3- itu akan kembali membentuk asam karbonat dan akan berubah kembali menjadi air dan karbondioksida dalam suhu dan tekanan ruangan. Sehingga skema dari reaksi tersebut adalah sebagai berikut: H2O + CO2 ⇄ H2CO3 ⇄ H+ + HCO3-
Bernafas saja kita mengeluarkan H2O dan CO2… bukan CO2 saja.
4. Asam Karbonat tidak terbentuk pada suhu ruang
http://en.wikipedia.org/wiki/Carbonic_acid#Spectroscopic_studies_of_carbonic_acid

Tapi tetap, meniup didalam air minum itu tidak baik , alasannya karena memalukan apalagi kalau sampai berbunyi dan kalau terlalu keras juga bisa muncrat.

Iklan

Satu respons untuk “Fakta tentang Asam Karbonat (H2CO3)

    acho said:
    13 Januari 2018 pukul 7:17 am

    seorang ibu yng mempunyai penyakit TBC meniup2 makanan buat nyuapin anaknya apakah itu tidak beresiko menular.
    sya pribadi tetap tidak memilih meniup makanan yng masih panas .jdi biarkan dulu sampai bisa kita makan……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s