Bulan: Desember 2017

Menjadi Introvert adalah takdir

Posted on

Menurut Fakta ilmiah.. Faktanya Introvert adalah takdir. Itu sudah didasarkan oleh ilmu neurology dan para pakar neurologi bahwa Introvert dan ekstrover itu didasarkan oleh perbedaan otak yg dibentuk sejak lahir. menurut Carl Jung, Introversion dan Extraversion merupakan dua watak alamiah yang dimiliki manusia sejak lahir. Dan menurut Menurut (Eysenck, 1982), perbedaan ekstraversi dan intraversi bukanlah pada aspek behavioral, melainkan lebih pada tartaran biologis dan genetik. Eysenck (1997a) yakin bahwa sebab utama perbedaan antara ekstraversi dan intraversi berada di tingkat stimulasi kulit otak, sebuah kondisi fisiologis yang diwarisi bukannya dipelajari. Karena pribadi ekstrover memiliki tingkat stimulasi kulit otak lebih rendah ketimbang pribadi introver, mereka memliki ambang indrawi lebih rendah mengalami reaksi lebih besar terhadap stimulasi indrawi. Ini gambar perbedaan Introvert dan ekstrover. Jadi spt itulah jd aneh sj jika ada Introvert ingin jd ekstrover. Padahal Introvert punya sifat sifat yang baik seperti memegang teguh prinsip kebajikan dan tidak munafik. Menjadi seorang introvert ditengah-tengah Ekstrovert tidak lantas menjadikan diri mereka menjadi ekstrovert. Ada suatu perbedaan Ekstrovert adalah pendobrak, sdangkan Introvert patuh . Introvert tidak akan mengikuti untuk mendobrak misalnya melanggar aturan, mereka akan selalu mengutamakan cinta damai dan memegang prinsipnya.
ivse

Iklan